Senin, 30 Juni 2014

Blogtour Finally You + Giveaway



“Kita hanya 2 orang kawan yang bertemu kebetulan. Di persimpangan jalan. Ingin kembali ke masa lalu yang nyaman atau sama2 menatap ke masa depan?” (hal. 91)


Finally You
Penulis: Dian Mariani
Editor: Herlina P Dewi
Proof Reader: Weka Swasti
Desain Cover: Teguh Santosa
Layout Isi: Deeje
Penerbit: Stiletto Book
Cetakan: I, Juni 2014
Jumlah hal.: 277 halaman
ISBN: 978-602-7572-28-7
Luisa dan Raka, dipersatukan oleh luka.
Luisa yang patah hati setelah ditinggal Hans, memilih menghabiskan waktunya di kantor sampai malam. Bekerja tak kenal lelah. Siapa sangka, ternyata bos di kantornya juga baru putus cinta. Mereka sama-sama mencari pelarian. Mengisi waktu-waktu lengang selepas jam lembur dengan menyusuri jalan-jalan padat ibu kota. Berdua. Membagi luka dan kecewa.

Antara bertahan pada kenangan, atau membiarkan waktu yang menyembuhkan. Baik Luisa ataupun Raka membiarkan hubungan mereka berjalan apa adanya. Hubungan yang dewasa tanpa ungkapan cinta. Mungkin rasa aman dan nyaman bersama kenangan, membuat Luisa dan Raka malas menyesap rasa baru dalam hubungan mereka.

Namun, bagaimana jika seiring berjalannya waktu, Raka mulai benar-benar jatuh cinta ketika Luisa justru sedang berpikir untuk kembali kepada Hans? Ternyata bukan tentang waktu. Bukan juga tentang masa lalu. Ini tentang menemukan orang yang paling tepat untuk hidupmu.

***

“Cinta yang tak egois itu, ternyata tidak ada. Tidak ada juga yang namanya “cinta yang merelakan”. Kalaupun ada, mugkin bukan cintanya.” (hal. 150)

Bagi Luisa, berakhirnya hubungan yang sudah ia bina bertahun-tahun bersama Hans adalah sebuah pukulan telak. Apalagi saat akhirnya melihat dengan mata kepala sendiri saat Hans berjalan bersama Gina, perempuan yang ia pilih bahkan sebelum memutuskan Luisa. Syukurlah saat itu muncul Raka yang menyelamatkan harga dirinya.


Raka adalah atasan Luisa di kantor. Karena sebuah kebetulan, Raka dan Luisa akhirnya saling mengenal dan menjadi dekat. Raka membantu Luisa melupakan Hans. Sayangnya, saat mereka dekat, Luisa mengetahui masa lalu Raka dengan seorang perempuan cantik bernama Saskia. Saat melihat penampilan fisik Saskia, Luisa benar-benar  rendah diri. Perempuan itu sangat cantik. Dan sepertinya Raka belum bisa melepaskan diri dari masa lalunya itu.

Puncaknya, Luisa pun menyerah pada hubungannya dengan Raka. Ia tidak siap harus bersaing terus dengan perempuan seperti Saskia. Tidak siap melihat sikap Raka yang lebih banyak diam bahkan terkesan tidak membelanya.

Di saat yang sama, Hans datang kembali ke kehidupan Luisa. Kembali mendekati Luisa. Menyadari bahwa Luisa tidak tergantikan. Ia baru manyadari betapa berarti Luisa saat jauh dari gadis itu. Dan Luisa mendapatkan kenyaman dan kemanan dalam kedekatannya dengan Hans. Namun bisakah ia melupakan pengkhianatan yang sudah dilakukan oleh Hans?

Bagaimana kisah antara Raka dan Luisa serta masa lalu keduanya dalam bentuk Hans dan Saskia?

“Kata orang, kalau sudah sekali selingkuh, seterusnya jadi kebiasaan. Ada kemungkinan dia bakal selingkuh lagi,” (hal. 54)

***

Buku ini benar-benar simple. Mudah dinikmati. Mengangkat tentang patah hati dan juga tentang pengaruh masa lalu dalam hubungan percintaan. Yang saya tangkap, Dian Mariani ingin berbagi sebuah pemikiran, “Ketika kamu mencintai seseorang, seharusnya masa lalunya tidak lagi penting. Kalaupun penting, seharusnya ia tidak lebih penting dari orang yang kita cintai. Seharusnya kita bisa menerima pasangan kita sepaket dengan masa lalunya.” Benar gak, mbak? (^_^)v *sok tahu kemudian ditimpuk buku sama Mbak Dian*

Yang saya suka dari tokoh-tokoh ini adalah mereka makhluk yang tidak sempurna. Setampan dan sebaik apapun Raka, ia tetap seorang tukang perintah yang ternyata bisa lemah oleh pesona dan kecantikan fisik. Selemah apapun seorang Luisa, pada akhirnya ia bisa tegas dalam mengambil keputusan yang terkait masa depannya. 

Selain itu ada pula sosok Saskia yang benar-benar bitchy  dan muka badak. Saya sukses dibuat kesal dengan sikap Saskia yang seperti ingin mempertahankan sebanyak mungkin pemujanya. Sikap Saskia yang memanfaatkan kecantikan fisiknya dan menggunakannnya untuk bersikap semaunya. Pasti akan banyak pembaca yang siap jitak cewek ini XD

Sedangkan Hans? Hm.. pada dasarnya baik sih. Tapi karena sudah pernah mengkhianati Luisa, tetap saja tidak mudah menganggapnya benar-benar pria yang baik.

Dari segi penokahan, buku ini cukup kuat. Namun masalah di antara Luisa dan Raka terasa agak dipaksakan panjang. Masalah mereka dibuat berlarut-larut dan sempat menggantung. But overall, buku ini masih menarik untuk dinikmati terutama untuk perempuan. 

Cerita yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan perempuan. Seperti tentang pengkhianatan, patah hati, masa lalu pasangan, hingga pilihan untuk menikah.


“Hidup itu sudah susah, Pak. Bacaan itu gunanya untuk menghibur. Kalau novelnya sad ending, bisa kepikiran, jadinya malah lebih susah, kan?” (hal. 19)




Pengunjung My Little Library tertarik membaca Finally You ini??

Ada kabar gembira nih. Penerbit Stiletto menyediakan hadiah berupa buku Finally You untuk 2 orang pemenang yang beruntung. Yuk ikutan giveawaynya. Caranya mudah:

1. Follow twitter Penerbit Stiletto (@Stiletto_Book) dan twitter saya (@atriasartika)
2. Promosikan giveway ini di twitter dengan jangan lupa mention @Stiletto_Book dan @atriasartika dan gunakan hastag #FinallyYou

3. Follow blog ini via GFC atau bloglovin’
4. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar di bawah:
   “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”
     Jangan lupa menulis data diri berupa Nama, Nama yg dipakai memfollow blog, akun twitter, dan link share di twitter ya..
5. Giveaway ini berlangsung dari 30 Juni – 2 Juli 2014. Setelah itu Giveaway akan berlanjut ke blog lainya.

Nah, mudahkan caranya?
Semoga beruntung, para pengunjung My Little Library (^_^)v

37 komentar:

  1. Nama: Ade Delina Putri
    Twitter: @adedelinaputri
    Link share: https://twitter.com/adedelinaputri/status/483474872253681664
    Follow blog via GFC: Ade Delina Putri
    Jawaban: Tidak. Karena selain saya sudah menutup hati untuk kata pacaran, bukan tidak mungkin si pria akan mengulang kesalahan yang sama untuk kedua kalinya :)

    BalasHapus
  2. Nama: Arfina Tiara Dewi
    Twitter: @ipinkaramel
    Link share: https://twitter.com/IpinKaramel/status/483475959572484096
    Follow blog via bloglovin : Arfina Tiara

    Jawaban : tergantung sikap cowoknya, saya akan memikirkan itu 3 hari atau 2 hari, lihat kelakuan dia selama belum dijawab. Kalau emang dia kelihatan ngga serius, main-main, tidak. saya ngga mau dikhianatin kedua kalinya oleh orang yang sama, lebih baik cari yang lain dari pada sakit terus :)

    BalasHapus
  3. Nama: Adita Yulinda
    Twitter: @AditaYulG_
    Link share: https://twitter.com/AditaYulG_/status/483478060499349504
    Follow blog via GFC: Adita Yulinda

    - Jawaban ?

    Mungkin untuk sekedar berteman aku menerimanya , tapi tidak untuk menjadikan aku milik nya lagi . Kenapa ? Karena seseorang yang berhianat itu berarti orang yang tidak puas , Bisa saja ia tidak puas untuk menyakiti hati ku lagi , dan melakukannya lagi -Walau belum tentu benar .

    BalasHapus
  4. Tidak dong. semua yang terjadi itu kan pasti ada hikmahnya. kita ambil hikmahnya saja. dan lebih baik lagi jika kita tidak mengulang kesalahan yang sama. perasaan juga pasti akan berubah. tidak sama seperti dulu. memaafkan itu memang hal yang mulia. tapi jika terlalu sering memaafkan dan sering memberi dia kesempatan, biasanya disalah artikan olehnya. ujung-ujungnya kita bakal sakit hati lagi. jadi, aku menolak untuk menerimanya xD

    BalasHapus
  5. Nama : Sofhy Haisyah
    Twitter : @Sofhy_Haisyah
    Link share : https://twitter.com/Sofhy_Haisyah/status/483481503318286336
    Follow blog viabloglovin : Sofhy Haisyah

    Jawaban : SAYA TIDAK AKAN MENERIMANYA.

    Karena saya percaya dengan jalan Tuhan yang dia perlihatkankan untukku bersama laki-laki penghianat tersebut. Tuhan telah membantu kita tuk terpisah dengan pasangan yang salah dan tidak baik untuk kita. Kenapa kita harus bersikap bodoh untuk menerima orang yang seperti itu lagi..?

    Cukup buat saya, untuk jatuh dengan orang yang salah. Dan, untuk saat ini belajar, belajar, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Agar pasangan yang kita dapatkan selanjutnya adalah pasangan yang benar-benar baik untuk kita.

    Bercermin dengan hukum Tuhan. "...wanita-wanita baik-baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik-baik (pula).." :)

    BalasHapus
  6. Nama: Rosalina Susanti
    Twitter: @Rosa_Alrosyid
    Link share: https://twitter.com/Rosa_Alrosyid/status/483481299324112896
    Jawaban: Keledai saja tidak jatuh dua kali ke lubang yang sama, apalagi kita manusia. Kita harus belajar dari kejadian yang sudah terjadi. Manusia memang bisa berubah, tapi nyatanya merubah sifat bukanlah hal yang mudah. Jadi saya tidak akan dengan mudah menerima orang yang pernah mengkhianti saya begitu saja. Saya akan melihat dulu seberapa besar kemauannya untuk berubah.

    BalasHapus
  7. “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”

    dian akan liat seberapa besar perjuangan dia. yang jelas dian maafin dia insyaallah dengan ikhlas dan tetep menjaga silaturahim. setiap orang pasti pernah berbuat salah, dan mungkin dia ngekhianatin dian karena punya alasan tersendiri atau karena khilaf. kita juga ga bisa egois, mungkin dia begitu emang karena salah dian juga. seperti yang kita tau juga kalo laki-laki itu diciptakan dengan satu nafsu dan sembilan akal. jadi kalo satu nafsu itu nguasain dia, sembilan akal yang lainnya bakal berusaha untuk nyadarin dia kalo ternyata dia masih sayang sama dian. dan ini juga baru pacaran kan? jodoh udah ada yang ngatur, tinggal kita aja gimana berusaha ngedapetinnya. dan kalo jodoh itu datang dari kesalahan, kenapa ga kita terima? semua orang bisa berubah. tapi kalo dia ga tulus ya ga dian terima, hehe

    Nama: Dian Triafani
    Twitter: @diantrf
    Link Share: https://twitter.com/diantrf/status/483492944570105856
    Email: diatrf@gmail.com
    GFC: Dian Triafani

    BalasHapus
  8. Nama : Ira Sari Sevi
    Twitter : @Aira_Arsitha
    Link share : https://twitter.com/Aira_Arsitha/status/483495014333308930
    Email : littlepooh_90@yahoo.co.id
    Blog lovin' : Ira Sari Sevi

    Jika mantan kekasih yang dulu pernah mengkhianati saya memutuskan untuk kembali, saya tidak akan menjawab secara langsung. Ada banyak hal yang akan saya pertimbangkan, termasuk tentang perasaan saya, alasan kenapa dia mengkhianati saya dan kenapa dia ingin kembali. Lalu saya akan tanya dengan orang terdekatnya, tentang bagaimana dia saat ini. Karena seseorang mungkin saja berubah, walaupun tidak semua orang seperti itu. Saya akan tanya ke diri saya, merenungi (istikharah) dan bertanya ke orang tua, sahabat dan orang-orang yang bisa memberi saya pandangan. Kalau hasilnya baik, saya akan terima, tapi kalau ternyata dia belum terlihat berubah, saya juga tidak merasa yakin setelah merenung berkali-kali, yaa... saya mungkin tidak akan menerimanya kembali :)

    BalasHapus
  9. 1. Follow twitter Penerbit Stiletto (@Stiletto_Book) dan twitter saya (@atriasartika) >>>> done @ailina85
    2. Promosikan giveway ini di twitter dengan jangan lupa mention @Stiletto_Book dan @atriasartika dan gunakan hastag #FinallyYou
    >>> done
    3. Follow blog ini via GFC atau bloglovin’ >>> g punya ^_^
    4. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar di bawah:
    “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”
    >>>>> enggak deh ya, sekalinya dikhianati ada indikasi dia bakalan ngulangin lagi. tapi kalau ternyata dianya kekeuh ya karena saya adalah seorang muslimah, saya mau solat istikharah aja deh. kan buat pendamping hidup nantinya.. ^_^

    Nama : ailina
    akun twitter : @ailina85
    link share di twitter ya : https://twitter.com/ailina85/status/483501288668155904

    BalasHapus
    Balasan
    1. link share di twitter :
      https://twitter.com/ailina85/status/483502075246964736

      Hapus
  10. 1. Follow twitter Penerbit Stiletto (@Stiletto_Book) dan twitter saya (@atriasartika) >>>> done @ailina85
    2. Promosikan giveway ini di twitter dengan jangan lupa mention @Stiletto_Book dan @atriasartika dan gunakan hastag #FinallyYou
    >>> done
    3. Follow blog ini via GFC atau bloglovin’ >>> g punya ^_^
    4. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar di bawah:
    “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”
    >>>>> enggak deh ya, sekalinya dikhianati ada indikasi dia bakalan ngulangin lagi. tapi kalau ternyata dianya kekeuh ya karena saya adalah seorang muslimah, saya mau solat istikharah aja deh. kan buat pendamping hidup nantinya.. ^_^

    Nama : ailina
    akun twitter : @ailina85
    link share di twitter : https://twitter.com/ailina85/status/483507924702998528

    BalasHapus
  11. Nama: Biondy
    Twitter: @biondyalfian
    Share: https://twitter.com/biondyalfian/status/483479810987917312
    Follw via GFC: Biondy

    Jawaban: Rasanya tidak. Kalau putus karena pengkhianatan, saya gak mau balikan lagi. Gak mau kejadian yang sama terulang sih.

    BalasHapus
  12. Nama : Ila Rizky
    Twitter : @ila_rizky
    Share link : https://twitter.com/ila_rizky/status/483518947845996544
    GFC : Ila Rizky Nidiana

    Jawaban : Tidak. Menurutku, cinta itu bahagia. Seharusnya jiwa yang mendapatkan cinta juga bisa merasakannya, bukan mendapatkan kesedihan karena pengkhianatan. Ada waktu untuk memilah mana cinta yang pantas untuk diperjuangkan. Karena melewatkan hidup dengan orang yang tidak menghargai kesempatan yang diberi, hanya memberi luka pada akhirnya.

    BalasHapus
  13. Gak aku gak akan menerimanya.
    Kalau dulu kita putus karena alasan selain dia berkhianat mungkin aku msh membuka kesempatan. Tp, krna dia berkhianat gak akan prnh aku terima.
    Masih bnyk cowok di luar sana yg lbh baik. Masa mau balikan sama cowok yg udh berkhianat.
    Kalau kita terima pun, kemungkinan dia melakukan hal itu untuk kedua kalinya kan bukannya nggak mngkn. Jd sblm merasakan sakit hati yg sm lbh baik nggak aja.
    Mantan yg minta balik stlh berkhianat itu mnurutku jg menggambarkan sosok cowok yg plin-plan, gak brtanggung jawab dan merasa kita akan mati tanpanya :D

    Nama: Dinar Arisandy
    Akun GFC: Dinar Arisandy
    Akun twitter: @Dinar_Arisandy Link share di twitter:
    https://twitter.com/Dinar_Arisandy/status/483519520330760192

    BalasHapus
  14. Tidak akan. Walaupun dia berjanji tidak akan mengulanginya lagi, aku tetap tidak mau. Aku tahu semua orang bisa berubah, termasuk dia. Tapi ini masalahnya adalah kepercayaan. Dulu aku percayakan perasaanku padanya, eh dia malah berkhianat. Dan sekarang kepercayaanku kepadanya sudah berkurang.
    Aku tdk bisa menerimanya sbgai pacar lg, tapi aku masih bisa menerimanya sebagai teman. Tidak lebih. Karena bagaimanapun juga aku tidak ingin menjadikan mantanku sebagai musuh.

    Nama : Endah Nur Fajriyah
    follow via GFC : Endah Nur Fajriyah
    akun twitter : @enndh
    link : https://mobile.twitter.com/enndh/status/483534771411484672?p=v

    BalasHapus
  15. Nama : Sandra Febry adriani
    Nama akun untuk memfollow : littlesaengie
    Twitter : @sandra129499os
    Link share : https://mobile.twitter.com/SandRa129499OS/status/483586200486166528?p=v

    Jawaban : Aku ? Aku akan menolaknya dengan mentah - mentah . Tidak ada kata balikan dengan orang yang tega berkhianat dengan orang yang telah percaya padanya . Yang selalu berpikiran positif atas segala sesuatu yang dilakukannya . Dan setelah ia mencampakkan kekasihnya dengan tak berperasaan , ia meminta untuk balikan kembali . Ia tak tahu bagaimana penderitaan seseorang yang telah ia khianati , tentu hati tidak sebaik yg dulu . Aku akan menolaknya dan tidak tahu apakah bisa menganggapnya sebagai seorang teman karena takut dikhianati lagi .

    Semoga menang :D

    BalasHapus
  16. Nama : Arum Okta Sukarta
    Akun untuk memfollow : bloglovin.com/aquharum
    Twitter : @Okta_S3233PM
    Link share : https://mobile.twitter.com/Okta_S3233PM/status/483561510367944705?p=v

    Kalo aku sih lebih milih menolak ya Karena menurutku Kepercayaan itu seperti kertas jd sekali diremas / dihianati tak kan bisa kembali sesempurna awalnya , apalagi aku ini tipe orang yg mudah memaafkan tp tak pernah bisa melupakan kesalahan org lain. Mengetahui dia berkhianat saja buatku itu cara Allah menunjukkan dia bukan yg terbaik bagi ku.

    BalasHapus
  17. Nama : Agatha Vonilia Marcellina
    Akun untuk memfollow : http://www.bloglovin.com/agathavoniliamarcellina
    Twitter : @Agatha_AVM
    Link share : https://twitter.com/Agatha_AVM/status/483622979163545600

    Jawaban : Aku akan menerimanya. Setiap orang perlu diberi kesempatan kedua. Meskipun butuh waktu untuk menyembuhkan luka di hati akibat pengkhianatannya, aku pasti menerimanya kembali. Hati tidak bisa dibohongi kalau masih mencintainya. Aku percaya dia tidak akan mengulanginya lagi dan menyerahkan kepada Tuhan apakah dia jodoh terbaikku atau bukan. Berusaha menjalani kehidupan lebih baik bersamanya.

    BalasHapus
  18. Nama: Alya Nurhafidza
    Akun utk follow : alya nurhafidza
    twitter: @alyaaaaan
    link: https://twitter.com/alyaaaaan/status/483756119236435968

    Nggak. Karena kalau memang nggak ada yang salah dengan hubungan kami, pasti kami berdua nggak bakal end up dengan putus seperti itu. Dan pada akhirnya, we're becoming an ex each other, berarti kan memang ada yang salah dengan kami. Apalagi kalau ternyata si ex ini terbukti selingkuh. Hehe sorry, Sir, the problems are just getting complicated :p Semakin mengukuhkan bahwa memang there's no reason available to go back as a couple.

    BalasHapus
  19. Prinsip saya, mantan tetap mantan. Dia yang sudah mengkhianati dan minta kembali, rasanya dia sedang mempermainkan saya. Dia tau nggak rasa sakitnya dikhianati? Kalau dia minta balik setelah bersalah, dia nggak ngerti cinta itu apaan. Saya juga akan cepat move on dan ketika dia minta balik, maaf, nama dia sudah ada dikategori teman dan mantan. Nggak akan berubah menjadi kekasih. Saya yakin akan ada kekasih yang lebih baik dari dia. Dia-nya itu siapa? heheheh

    nama: hapudin
    akun GFC: Adin
    twitter: @adindilla
    link Share: https://twitter.com/adindilla/status/483781030751379456

    BalasHapus
  20. Nama : Diana Citra Tonapa
    Twitter : @flodiana2
    Follow via Bloglovin' : Diana Florentina
    Link share : https://twitter.com/flodiana2/status/483793420914159616

    Jawaban :

    Kalo aku tergantung sama perasaan aku. Kalo aku udah bisa move on dan udah gak ada rasa, ya gak aku terima. Buat apa juga?
    Tapi, kalo aku masih ada rasa sama dia, aku gak bisa seenaknya dong nolak dia. kalo nolak begitu aja kok kayakna munafik ya? Padahal aku jelas masih suka. Aku bakal kasih dia kesempatan kedua. Eitss... tapi gak segampang itu juga aku kasih kesempaan kedua itu mengingat dia yang pernah mengkhianati aku. Aku bakal kasih dia masa percobaan untuk membuktikan bahwa dia menyesal dan gak akan menkhianati aku lagi dan juga... masih sayang aku. Lamanya tergantung sama dia. Kalo dia udah bisa meyakinkan aku dengan cepat ya masa percobaannya gak bakal lama. Tapi kalo udah lama masa percobaannya tapi gak meyakinkan (minimal satu bulan) terpaksa deh aku tolak dia.
    Nah, di masa percobaan itu, aku bakalan kasih dia tantangan dan ujian (tapi bukan ujian tertulis kayak pelajar, lho). Aku bakal meemperhatikan dia dengan seksama selama masa percobaan dan mempertimbangkan keputusanku.
    Aku juga harus hati-hati dalam mengambil keputusan. Mengingat aku masih suka dia tapi aku gak mau lagi disakiti sama orang yang sama.

    BalasHapus
  21. Nama: Lilis Rusmiawati
    1. done: @rusmiaw
    2. done: https://twitter.com/rusmiaw/status/483800109457485824
    3. done: lilis rusmia
    4. Tidak. Karena semua tidak akan pernah sama lagi. Jika aku kembali padanya karena terpaksa ataupun tidak maka aku sama saja akan memenjarakan perasaanku.

    Memang semua luka karena penghianatan itu sudah tidak lagi berdarah, tidak lagi bernanah, tidak lagi ada yang terkoyak, tersayat, tapi jejak terlanjur terpacak, luka itu terlanjur menyisakan bekas yang tidak semuanya akan hilang.

    Cinta bukan hanya sekadar soal memaafkan, cinta itu harga diri, cinta juga butuh ke-rasional-an. Bagiku cinta bukan perasaan irasional. Karena jika begitu, aku akan membiarkan luka penghianatan itu menganga lagi.

    Jika ditodong dengan pernyataan "Tuhan saja mau memberikan kesempatan kedua pada hambaNya, masak kamu tidak?" Maka aku akan menjawab, "Maaf, aku bukan Tuhan. Aku manusia biasa yang mudah terluka. Menghianatiku sama saja menghancurkan kepercayaanku. Cinta tanpa disertai kepercayaan dan komitmen, sama saja seperti bangunan tanpa pondasi. Kapan saja bisa runtuh. At last, kesetiaan tidak akan pernah sekalipun bercampur dengan penghianatan."

    BalasHapus
  22. Aku masih menyayanginya, memang. Tapi aku tidak ingin menjadi orang bodoh yang akan mengulang kisah dengan orang yang pernah menghianatiku. Maka, aku tidak akan menerimanya lagi. Karena pengkhianatannya dulu membuatku sadar bahwa dia bukan orang yang tepat untukku. Kalau dulu saja dia bisa menghianatiku, apa bedanya dengan sekarang atau nanti. Aku tidak mau ambil resiko dengan mempertaruhkan hati dan hidupku yang mungkin akan kembali terluka. Lebih baik aku membuka hati untuk orang baru yang mungkin jauuuh lebih baik dari dia.

    Nama: Anis Antika
    Twitter: @AntikaAnis
    Nama untuk follow via bloglovin: Anis Antika
    Link share: https://twitter.com/AntikaAnis/status/483565645993213952

    BalasHapus
  23. Nama : Icha Dwi Indriani
    Twitter : @IchacuitT_23
    Follow via GFC : Icha Dwi
    Link share : https://twitter.com/IchacuitT_23/status/483811234920136704

    Jawaban'ku :
    Walau sebenernya aku belum prnh ngrasain yg namanya jatuh cinta. Tp, sedikit banyak aku tau gimna rasanya saat kita di khianatin sm pacar. Krn banyak temen aku yg pernah ngalamin itu dan mereka cerita sm aku. Ya.. aku blang sma mereka "Sebaiknya jgn terima lg dia, klu memang km gak mau di skitin lg. Krn blum tentu dia gak bkalan nyelingkuhin km u/yg kedua kalinya. Ya, udah coba lupain dia, km angap itu masa lalu yg pahit yg perlu u/dilupakan. Sekarang itu masa depan, jd yg lalu ya biarlah berlalu. Dan cari orang yg jau lbih baik dari pada dia."

    BalasHapus
  24. Nama: Ika Puspitasari
    Twitter: @senoritapuspita
    Follow via bloglovin: senoritapuspita
    Link share: https://twitter.com/senoritapuspita/status/483851720703737856

    Pada dasarnya, terkadang seseorang memiliki alasan tertentu yang membuat dia harus melakukan sesuatu hal yang bisa menyakiti atau pun mengkhianati orang lain. Termasuk dalam hubungan asmara. Jika mantan kekasih yang pernah mengkhianati saya mengajak saya kembali, saya tidak akan langsung menolaknya, namun saya akan mencari tahu sebab dia pernah mengkhianati saya. Jika alasannya bisa dimaafkan, saya akan menerima dan memberi dia kesempatan lagi.

    BalasHapus
  25. nama: Winda Scorfi
    twitter: @windascorfi
    follow via GFC: Winda Scorfi Hudah
    Link share: https://twitter.com/windascorfi/status/483836584488218624

    “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”

    Menerima.
    Karena aku masih sayang dan cinta sama dia.
    Bilang aku bodoh atau susah move on, tapi aku cuma mau jujur aja sama diri sendiri ~ klo memang masih sayang kenapa harus jual mahal

    tapi sebelum aku nerima dia kembali aku harus pastikan klo dia bukan pacar siapa-siapa, males banget klo ternyata status dia masih pacar orang ~ hih, ogah!

    BalasHapus
  26. Nama: Dea Widyaastuti
    Twitter: @dea_widya834
    follow via google plus
    Link share: https://twitter.com/dea_widya834/status/483860868405264384
    Sebenarnya aku tidak terlalu mendendam dengan perbuatannya yang dulu, tapi aku akan tetap menolaknya meskipun dia bersikeras kembali padaku. Walaupun aku tahu dia masih sangat mencintaiku, tapi aku rasa perbuatannya yang dulu telah membuktikan bahwa dia bukan yang terbaik untukku. Kalau saja dia mau dan sudah merubah perilaku buruknya itu, aku akan beri dia kesempatan lagi untuk dekat denganku. Sebagai teman bukan sebagai kekasihku lagi. Karena entah kenapa sebagai seorang wanita, aku sangat berprinsip dengan sebuah kesetiaan. Sama halnya, ketika dia berbohong padaku, maka aku takkan mempercayainya lagi. Karena kesetiaan itu adalah akar suatu hubungan, sebagai cikal bakal dan penopang suatu hubungan. Dan, aku yakin suatu saat nanti aku akan mendapatkan yang lebih baik lagi darinya, dan dia juga kan dapatkan yang lebih baik dariku.

    BalasHapus
  27. Nama : Fransisca Susanti
    Twitter : @siscacook
    Follow via Google Friend Connect : Santi Wiryawan (santi.wiryawan@gmail.com)
    Link share :
    https://twitter.com/siscacook/status/483879783801962496

    Jawaban : Aku akan memaafkannya dan menerimanya kembali, bagaimanapun juga tidak ada manusia yang sempurna. Tapi, dengan syarat dia benar-benar berubah (lebih setia) dan melanjutkan hubungan dengan maksud yang baik =) Kedua belah pihak sebaiknya menyadari landasan hubungan yang baik adalah saling percaya dan rasa setia ^.^ Sebaiknya jangan perasaan cinta saja yang dipupuk, tapi perasaan sayang karena kalau cinta mudah berubah menjadi benci, perbedaan cinta dan benci hanya seperti seutas benang. Sedangkan kalau sayang, pasti tidak ingin saling menyakiti perasaan =)

    BalasHapus
  28. “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”

    uhfffff sebenernya, kalo saya masih cinta, saya berharap banget saya bisa balikan... tapi saya juga memikirkan, apa hati saya siap nanti untuk kejatuhan yang kedua kalinya? sesakit apapun, hati yang tetap menginginkan kebersamaan yang pernah ada itu gak bisa diingkari kan? setidaknya saya harus pasang benteng kalau dia ingin balik. ya, saya milih saya terima (karena hati ini selalu menuntut, bahkan jauh sebelum perpisahan itu ada). saya harus kuat untuk tahan akan semua sifat hangatnya, saya harus kuat untuk gak leleh begitu saja. sampai waktu yang sangat lama, setidaknya sampai dia bisa untuk tidak tertarik pada hal lain, setidaknya sampai saya yakin dia sudah berubah. Saya terima dia, karena saya tahu, selalu tahu, dia hanya tersenyum atas ucapan saya. ekor matanya masih tertuju di satu tujuan mengikuti saya. yang hanya saya tak mengerti, kenapa ia bisa tertarik pada hal lain disaat dia sangat nyaman dengan saya? untuk kesempatan kedua kalinya, saya akan menuntun dan menjaganya, tidak mau kehilangan kedua kalinya. karena saya tau dia juga menginginkan hal yang sama :')

    Nama: Ade Aprilia Puspayanti
    Nama akun follow blog (GFC, Bloglovin) : Ade Phia
    twitter: @Dephiil119
    link : https://twitter.com/Dephiil119/status/483958623890989056

    BalasHapus
  29. “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”

    Pilihanku, tidak akan menerimanya kembali. Meskipun aku masih ada rasa padanya. Kenapa? Memang setiap orang pernah melakukan kesalahan. Namun, dikhianati seorang kekasih adalah hal yang sangat menyakitkan. Rasanya, menangis kedua kali untuk hal yang sama itu benar-benar seperti mati untuk kedua kali. Jadi, aku ingin terus hidup dengan hati utuh meski pernah dijahit. Dan, aku tak ingin hatiku hancur lagi, dan merasakan perihnya dijahit kembali. Tidak, terima kasih banyak. Aku yakin, masih ada the one yang lebih baik dari seorang mantan.

    Nama : Dian. S
    Twitter : @DeeLaluna
    Share : https://twitter.com/DeeLaluna/status/484090504913489920

    BalasHapus
  30. Nama : Munhsinatud Diyanah
    Twitter : @diyan402
    Follow via GFC : diyan arkyu (diyanarkyu@gmail.com)
    Link share : https://twitter.com/diyan402/status/484124521687834625

    “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”

    aku tidak angsung menerimanya begitu saja. aku ingin semuanya berjalan apa ada terlebih dahulu. jika daam perjalanan utk mencoba saling mengenal kembali aku masih sayang & cinta, aku akan menerimanya asakan ia telah menjadi pribadi yg ebih baik. semua orang berhak mendapatkan kesempatan ke dua, toh di dunia ini tdk ada manusia yg sempurna. jika di kesempatan ke 2 ia mengulangi kesalahan yg sama maka tdk akan ada kesempatan-kesempatan lainnya. mungkin itu memang merupakan jalan yg terbaik. mungkin memang kita tdk di takdirkan sebagai sepasang kekasih tetapi menjadi seorang teman. meski merasakan kekecewaan dua kali :'(

    BalasHapus
  31. Nama : Ade Risti O.
    Nama GFC : Ade Risti
    Twitter : @_risti_
    Link share : https://twitter.com/_risti_/status/484140310872596480

    Saya tidak akan menerima kembali orang tersebut. Pengkhiatan adalah salah satu hal yang paling sensitif bagi saya. Sejujurnya saya benci pengkhiatanan dan pengkhiatan. Saya juga tipe orang yang tidak mudah memaafkan. Sekali orang itu berbuat salah (apalagi kesalahan fatal) saya akan sangat sulit untuk memaafkannya. Saya lebih memilih untuk menghindar dari orang tersebut agar tidak mengeluarkan amarah saya secara langsung.

    Walaupun orang bilang setiap orang punya kesempatan kedua tapi tetap saja siapa yang bisa menjamin orang yang sudah berkhianat tidak akan mengulangi kesalahannya lagi. Ibaratnya dari pada sakit dua kali ya udah mending mundur.

    BalasHapus
  32. nama : destia rahm
    nama blogloving : destia rahm
    twitter : https://twitter.com/dhestiyara/status/484146104275984384

    Pertanyaa tersebut belum pernah saya lalui. tapi jika memang terjadi pada saya, keputusan yang saya ambil akan bergantung kepada situasinya.

    lihat dulu bagaimana kesungguhan dia dan perubahan padanya, apakah benar tidak akan selingkuh kembali. jika memang saya rasa dia telah bersungguh sungguh dan tidak akan menselingkuhi saya lagi, maka saya akan menerima dia lagi.
    terutama juga jika memang saya sudah tidak sakit hati dan masih cinta. Tapi jika saya bertanya kepada hati kecil saya dan jawabannya tidak untuk dia, maka saya tidak akan menerima dia kbali.
    semuanya tergantung pribadi dia, kesungguhan dia, dan hati saya.

    BalasHapus
  33. Nama : Neni S
    Twitter : @nhenie
    Link share : https://twitter.com/nhenie/status/484190759424249857
    Follow blog via bloglovin : Neni Safitri

    Jawaban : Kembali pada orang yang telah berkhianat atas hubungannya bersamaku? Enaknya DITOLAK kali ya. Dikiranya gampang apa menyembuhkan luka akibat pengkhianatan?

    Lagian ibarat tali yang udah putus dan disambung lagi, nggak akan kokoh seperti sedia kala. Sama seperti hubungan, kalau udah putus ya nggak bisa disambung lagi, kalaupun bisa, nggak akan kokoh seperti sebelumnya.

    BalasHapus
  34. Nama : Rizqi Muflikah
    Twitter : @rizqimuflikhah2
    Link share : https://twitter.com/RizqiMuflikhah2/status/484202499516010496

    Jawaban : Tidak,, buat apa kita kembali pada orang yang telah berkhianat dengan kita, sedangkan saat itu kita sangat setia dengannya. tapi malah dikhianati seperti itu. sekali orang selingkuh, sangat sulit untuk bisa depercaya kembali

    BalasHapus
  35. Nama : Firda Rahma
    Twitter : @fieRahma_
    Follow via GFC : Firda Rahma
    Link share : https://twitter.com/fieRahma_/status/484238682795155458

    “Bagaimana jika mantan kekasih kamu yang dulu mengkhianati kamu mau kembali padamu? Akankah kamu menerimanya? Kenapa?”

    Jawaban : Tentu aku akan menghargai niatnya untuk kembali kepadaku. Aku tipe cewek yang percaya adanya kesempatan kedua dalam segala hal. Begitu pula kesempatan kedua untuk mantanku.

    Kalau alasannya kembali padaku karena memang benar-benar menyesal dan masih logis, aku rasa aku akan menerimanya, apalagi kalau dahulu memang aku merasa cocok dan nyaman dengannya. Tapi pertama kali, tentu hatiku benar-benar harus dinetralisasi dan memaafkannya setulus hati. Sakit hati yang pernah ada harus dibasmi. Yang lalu, biarlah berlalu. Sulit sih, karena terkadang masa lalu seperti pengkhianatan merupakan bumerang yang bisa muncul lebih buruk saat terjadi masalah nanti. Aku gak mau sampe berantem karena masa-masa pahit itu. Aku akan mengajaknya bikin komitmen lagi. Meyakinkan diriku dan dirinya, gak bakal terperangkap masalah yang sama lagi. Menyamakan tujuan untuk memulai kembali dan memperbaiki hubungan yang sempat retak tadi. Harapanku, dengan penyesalannya itu, dia lebih menghargaiku dan hubunganku dengannya akan jadi lebih baik lagi.

    BalasHapus
  36. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus